Mobil Pintar serupa tapi tak sama dengan perpustakaan keliling, lalu apa yang berbeda dengan perpustakaan keliling, isinya bebeda dengan perpustakaan keliling yang sampai saat ini hanya berisi buku saja sementara mobil pintar isinya beragam, ada buku, televisi, dan permainan anak. Kalau dilihat dari tujuan program ini sebenarnya tujuannya sama dengan perpustakaan keliling, ya hanya saja modal mobil pintar lebih kuat dari perpustakaan keliling, nyatanya di mobil pintar ada televisi dan komputer.Jadi berpikir, daripada bikin program baru kenapa tidak memaksimalkan yang sudah ada. Padahal, menurut pengalaman kami di lapangan, pengguna perpustakaan keliling cukup banyak, permintaan terhadap kunjungan perpustakaan keliling pun cukup banyak. Namun kenapa layanan mobil perpustakaan keliling kurang maksimal ? Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu1. Terbatasnya koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan daerah Apa hubungannya? Ada, karena koleksi perpustakaan keliling merupakan koleksi perpustakaan daerah. Tiap mobil katakanlah membawa 2000 koleksi (koleksi alias eksemplar bukan judul), sementara koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan daerah saat itu tak sampai 20.000. Maka, terbayang jika ke-3 mobil itu katakanlah membawa masing-masing 2.000 koleksi, alhasil yang tersisa di perpustakaan daerah kurang dari 14.000 eksemplar.2. Kurang kerjasama dengan pihak lain saya pikir, kurangnya koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan keliling bisa disiasati dengan mengadakan kerjasama dengan organisasi lain yang concern dengan buku, misalnya 1001 buku. Kenapa penting? Karena yang selalu menjadi alasan sulitnya pengembangan koleksi adalah masalah dana, maka kerjasama bisa menjadi salah satu solusi. Sudah bukan rahasia lagi, anggaran untuk perpustakaan tidaklah besar maka itu semua tergantung kepala perpustakaan untuk mengembangkan perpustakaan, dan memaksimalkan semua potensi yang dimilki oleh perpustakaan tersebut. Kini, muncul mobil pintar, motor pintar mungkin tak lama lagi akan ada gerobak pitar, dengan fungsi dan tujuan yang kurang lebih sama. Seperti yang selalu diucapkan oleh pemrakarsa mobil pintar pada setiap even penyerahan bantuan mobil pintar, bahwa "tujuan mobil pintar adalah untuk menjangkau anak-anak di pelosok-pelosok agar pengetahuan mereka meningkat (kurang lebih begitu), agar mereka mengenal komputer, itu sebabnya kami juga melucurkan motor pintar agar benar-benar samapi ke pelosok."Nah, lalu apa bedanya dengan perpustakaan keliling??Tujuan dasarnya sama, meningkatkan minat baca yang kemudian berdampak pada meningkatanya pengetahuan mereka.Haaa..semoga ini bukan pikiran sinis yang muncul dari seorang pustakawan, hanya saja saya rasa dari pada buang-buang uang, apalagi uang negara, untuk membuat program baru yang sebenarnya juga sama dengan program yang sudah ada, lebih baik memaksimalkan yang sudah ada, dana yang ada berikan ke perpustakaan keliling, perbaiki kualitas pelayanannya, maksimalkan kinerja SDM dan koleksi yang ada, sehingga pengaruhnya bisa lebih terasa……mak…..nyooosss. Ya, tapi saya berharapa semoga mobil pintar dan motor pintar bisa membuat pintar semua anak Indonesia...Amiin...
By : Beny.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar