| |||||
|
Kamis, 14 Juli 2016
Your friend has given you free backup with Degoo
Kamis, 18 Maret 2010
Pemerintah agar Cabut Wewenang Kejagung Bredel Buku
| | |
| Sumber : | vhrmedia.com |
VHRmedia,
“Buku harus tetap beredar, meskipun dilarang. Tuhan memerintahkan manusia untuk menulis dan membaca buku. Tuhan tidak pernah mengeluarkan perintah melarang peredaran buku,” kata Direktur Ruang Rupa, Ade Darmawan, di sela pameran menentang pelarangan buku di Taman Ismail Marzuki, Selasa (16/3).
Menurut dia, pelarangan buku tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi yang menjamin kebebasan berpendapat dan memperoleh informasi. Pelarangan buku bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 F.
Peneliti Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat, Amiruddin Al Rahab, mengatakan pelarang buku menunjukkan ketidaksiapan pemerintah dalam mengelola ketertiban umum. “Kalau pemerintah siap mengelola ketertiban umum, mereka tidak perlu melarang buku beredar.”
Menurut Amiruddin, kewenangan Kejaksaan Agung melarang peredaran buku merendahkan intelektual masyarakat. “Saya geram kepada Kejaksaan Agung, berani-beraninya mereka menentukan apa yang boleh dibaca atau tidak. Ini merendahkan intelektual saya.” (E1)
YLBHI: Kejagung Konyol Melarang Peredaran Buku
| | |
| Sumber : | vhrmedia.com |
VHRmedia,
Kejagung tidak serius melarang peredaran buku. Beberapa buku yang dilarang justru semakin laris terjual. “
Menurut Patra, definisi ketertiban dan ketenteraman umum tidak dijelaskan dalam Pasal 30 UU 16/2004 tentang
Kejagung dapat dikenai sanksi melanggar hukum konstitusi karena melarang peredaran buku. Kejagung juga melanggar instrumen hak asasi manusia Pasal 28 E dan F UUD 1945. “
Senin, 08 Februari 2010

Mengapa Mereka Dibungkam
Kick Andy
Yang namanya pelarangan penerbitan buku atau bredel sejak jaman orde lama, orde baru hingga reformasi di tanah air sebenarnya masih terus berlangsung. Hanya saja cara dan modusnya agak sedikit berbeda. Ketika era orde lama dan orde baru pemerintah langsung dengan terang-terangan melarang terbit buku yang dianggap bisa meresahkan masyarakat atau berbau SARA. Namun pada era reformasi yang katanya “terbuka” pelarangan atau pembredelan buku toh masih banyak dijumpai. Walau aturannya agak longgar, buku memang bisa beredar, namun secara tiba-tiba buku menghilang dari rak-rak toko buku. Tentu saja kejadian ini banyak menimbulkan rumor dan spekulasi.
Yang unik adalah ternyata pemerintah sampai sekarang masih “trauma” atau sedikit “paranoid” pada setiap bentuk penerbitan buku yang berbau haluan kiri alias komunis. Apa saja yang ada nuansa komunis walau itu hanya berbentuk simbol atau gambar tak ada ampun, buku itu langsung dilarang beredar.
Ini seperti yang dialami dua orang penulis dari
Satu lagi buku yang dianggap bernuansa komunis adalah tulisan John Rossa yang berjudul Dalih Pembunuhan Massal : Gerakan 30 September dan kudeta Suharto. Buku yang berdasarkan riset dan analisis insiden ini mengungkap kekacauan dan pembunuhan terhadap warga yang dituding sebagai anggota PKI. Menurut buku ini, orang-orang sipil yang melakukan pembantaian adalah orang yang terlatih dan mendapat perlindungan dari aparat. Tentu saja buku ini adalah sebuah hasil riset yang mencengangkan dan bisa menjadi tambahan koleksi buku-buku sejarah kita.
Selain “trauma” atau “paranoid” terhadap buku-buku yang bernuansa komunis ternyata pemerintah
Kedua buku itu secara implisit mengungkapkan pandangan, harapan serta kritikan kepada pemerintah
Pelarangan terbit buku di era reformasi yang hampir mirip karya George Junus Aditjontro (Membongkar Gurita Cikeas) juga dialami Boni Hargens. Buku Boni yang berjudul “10 Dosa Politik SBY-JK” pernah tiba-tiba hilang di rak-rak toko buku. Setelah beberapa lama, buku itu tiba-tiba muncul, tetapi bersamaan dengan buku yang dianggap tandingannya. Banyak kalangan menilai cara seperti ini sama dengan pembredelan atau pelarangan buku walau dilakukan secara halus.”Dengan cara seperti ini tentu saja yang diuntungan adalah penulis, karena bukunya menjadi populer dan banyak dicari masyarakat”, ujar Boni Hargens. Dari segi politis, kata Boni pemerintah rugi, karena banyak menimbulkan rumor dan spekulasi.
Pelarangan atau pembredelan penerbitan buku menurut beberapa kalangan adalah bentuk ketakutan atau kegamangan dari pemerintah itu sendiri yang seharusnya tidak perlu terjadi. Harusnya dengan buku bisa dijadikan sebagai sumber informasi atau bahan kritik dalam menjalankan roda pemerintahan. Ketakutan yang dianggap mengganggu ketertiban umum adalah suatu hal yang berlebihan. Bukankah masyarakat kita sudah semakin dewasa dalam hal menyikapi sesuatu ? (end)
Selasa, 26 Januari 2010
DARI TAMAN BACAAN MENUJU PERPUSTAKAAN

Sangat mengembirakan bahwa banyak pihak mendirikan taman bacaan guna menarik minat baca masyarakat. Ada yang berpendapat bahwa taman bacaan lebih menarik daripada perpustakaan karena “bayangan perpustakaan sebagai tempat yang ‘serius’, kotor, berdebu, dengan penjaga yang sudah tua dan berkacamata tebal”.
Suatu gambaran karikatur belaka. Jika istilah taman bacaan lebih menarik daripada istilah perpustakaan, maka hal itu tidak mejadi masalah. Apalah arti sebuah nama: “what is in a name”, kata Shakerpeare. Tetapi, jika ada yang mengusulkan bahwa “taman bacaan jadi prioritas diberi subsidi dan didorong menjadi kios buku”, maka hal itu perlu mendapat perhatian serius.
Taman bacaan tentunya mempunyai koleksi buku, jadi pada dasarnya sama dengan perpustakaan. Karena taman bacaan terbuka untuk umum, maka taman bacaan dapat disejajarkan dengan perpustakaan umum dalam bentuknya yang paling sederhana, hanya menyediakan buku untuk bisa digunakan oleh masyarakat umum. Jadi dari berita Kompas tadi yang diharapkan adalah “taman bacaan jadi prioritas diberi subsidi dan didorong menjadi perpustakaan (umum) yang lengkap”.
Taman bacaan jangan didorong menjadi kios buku, yaitu toko kecil tempat berjualan buku, Koran, dsb. (lihat Kamus Besar Bahasa Indonesia). Buku di taman bacaan bebas untuk dibaca, sedang buku di kios untuk dijual. Begitu taman bacaan dijadikan kios buku,begitu masyarakat akan kehilangan tempat membaca buku tanpa dipungut bayaran. Jangan sampai terulang kejadian yang melanda 15.000 perpustakaan rakyat (baca: perpustakaan umum) yang pernah ada di Indonesia menurut laporan A.G.W Dunningham (konsultan Unesco) tahun 1954, tetapi kini hilang tak berbekas.
Minat baca yang tumbuh lewat taman bacaan jangan sampai hilang, harus dipertahankan dan dipelihara dengan menyediakan perpustakaan umum dengan koleksi buku yang lebih bervariasi, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan bacaan untuk rekreasi, seperti biografi, buku pengetahuan umum, Koran, majalah, novel dan puisi.
Buku, Koran, dan majalah termasuk komoditi yang mahal di Indonesia.
Perpustakaan umum menjadi tempat yang ekonomis bagi para penggemar membaca yang ingin membaca/meminjam buku. Setiap kota/kabupaten selayaknya mempunyai perpustakaan umum yang tidak hanya mempunyai koleksi buku dan menjadi perpustakaan rujukan bagi masyarakat umum, tetapi juga menjadi pusat kebudayaan, lengkap dengan ruang pamer dan auditorium. Taman bacaan adalah ibarat perpustakaan dalam pertumbuhan .
Buku-buku yang akan dimasukan ke dalam koleksi taman bacaan seharusnya melalui proses pemilihan atau seleksi sesuai dengan lingkungan masyarakat yang akan dilayani. Kemudian Dana merupakan unsur yang sangat penting untuk menjamin aliran buku-buku baru ke taman bacaan. Ibarat organisme hidup, taman bacaan tumbuh dengan adanya aliran buku-buku tersebut. Subsidi yang akan diberikan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan Perpustakaan Nasional berarti bahwa taman bacaan diperlakukan seperti organisme hidup.
Taman bacaan boleh saja tidak terkesan rapi dari luar, tetapi administrasi internalnya harus rapi, bagaimanapun kecilnya koleksi buku taman bacaan itu. Dengan koleksi buku yang belum seberapa jumlahnya, penempatannya di taman bacaan mungkin asal-asalan saja, karena tidak ada masalah untuk mencari kembali buku yang pernah menjadi milik taman bacaan tersebut.
Buku-buku yang dikirim ke taman bacaan biasanya ada daftar bukunya sebagai pengantar yang harus disimpan dalam arsip. Jika buku-buku pada daftar tersebut diberi nomor urut dan penomoran itu dilanjutkan pada daftar (-daftar) buku berikutnya yang diterima bersama kiriman buku-buku baru, maka setiap buku ada nomornya masing-masing. Jika nomor urut tersebut dicantumkan pada bukunya, maka buku-buku dapat disusun nomor urut. Tata susun menurut nomor urut adalah yang paling sederhana, dan paling mudah dipahami. Setidak-tidaknya dengan adanya nomor urut dapat diketahui berapa jumlah koleksi buku taman bacaan yang bersangkutan.
Andaikan taman bacaan hanya sampai di situ penerapan administrasi dan organisasinya, memang beralasan untuk menyebutnya taman bacaan dan tidak perpustakaan. Hal ini disebabkan karena perpustakaan harus mempunyai suatu sistem atau metode simpan dan temu kembali . Dengan metode ini setiap buku dalam koleksi perpustakaan dicatat data bukunya, disimpan berdasarkan tata susun tertentu untuk dapat ditemukan kembali jika diperlukan. Catatan-catatan data buku disusun dalam daftar yang disebut catalog. Catatan data buku harus dilengkapi dengan petunjuk lokasi bukunya. Katalog dan tata susun koleksi berfungsi sebagai sarana temu kembali . Lewat katalog perpustakaan, pembaca dapat mengetahui buku-buku apa saja yang terdapat dalam koleksi perpustakaan dari pengarang tertentu, judul tertentu, atau subyek tertentu. Dengan demikian tidak akan ada buku yang luput dari jangkauan para pembaca. Katalog dan tata susun koleksi harus didasarkan pada suatu metode atau sistem yang mudah dipahami dan mudah digunakan untuk mencari buku dari koleksi perpustakaan. Dalam bahasa komputer istilahnya harus userfriendly sehingga hematlah waktu untuk pemakai, dan hematlah waktu staf perpustakaan.
Ini semua berkaitan dengan teknik perpustakaan. Karena itu yang mengerjakan haruslah orang-orang yang terlatih dalam teknik perpustakaan.
Banyaknya partisipasi masyarakat untuk menggalakan minat baca memang menggembirakan. Taman bacaan bisa dijadikan langkah awal dalam menumbuhkan minat baca. Tapi hal tersebut tidak bias berhenti sampai di situ saja. Perlu dipertimbangkan langkah selanjutnya, terlebih bila minat baca itu telah tercapai. Proses riset literatur dengan skala paling sederhana perlu pula diajarkan pada pengguna taman bacaan. Di sinilah transformasi taman bacaan menjadi perpustakaan mulai dilakukan. Untuk itu perlu dibentuk sebuah pilot project dari sebuah taman bacaan yang telah berhasil menumbuhkembangkan minat baca untuk diubah menjadi perpustakaan umum.
ABSURDITAS MANUSIA JAKARTA
Secara umum manusia Jakarta memang tidak beda dengan manusia yang hidup di kota-kota lain. Jika manusia Jakarta minum kopi, manusia di Wonosari juga tidak sedikit yang gemar ngopi. Jika manusia Jakarta mandi memakai sabun, toh manusia di Ciranjang pun mandi memakai sabun.
Namun yang membedakan manusia Jakarta dengan manusia di kota lain adalah cara dalam memaknai kegiatan fungsional tadi, ngopi misalnya. Bagi manusia Jakarta, minum kopi tidak sekadar menyeruput minuman berwarna hitam kecoklatan itu, tetapi di sana juga terdapat selera, cara memilih dan jugasoal citra
Salah satu contoh yang dikedepankan oleh Seno untuk menandai fenomena ini adalah hal makan. Makan bukan sekadar makan enak sesuai selera dan sekaligus mengenyangkan, tetapi juga memiliki makna simbolik. Makan di warung tenda yang menyajikan masakan Sunda, jelas berbeda dengan makan di restoran Dapur Sunda yang ber-AC dengan pelayan-pelayan yang ramah.
Akibatnya, kalau mau pamer, mengajak seluruh keluarga untuk pesta makan, siapkanlah uang sebanyak-banyaknya. Tetapi, kalau ingin makan dengan selera sendiri, meskipun masih memakai dasi, berpanas-panas di warung tenda pun jadi.
Kemudian soal mobil. Mobil ternyata tidak melulu alat transportasi, namun juga merupakan prestise, sebuah identitas bagi pemiliknya. Kehormatan pun diterjemahkan pada simbol mobil tersebut. Tidak heran jika bemper mobil tersebut lecet atau penyok karena terserempet, maka seakan-akan ikut lecet dan penyok pula harga diri dan kehormatan pemiliknya.
Padahal itulah fungsi bemper, yakni untuk menahan agar benturan dari mobil lain tidak langsung mengenai body mobil. Bukankah sebaiknya bemper yang penyok dari pada body mobil yang penyok.
Dari beberapa contoh peristiwa di atas tampak bagaimana citra, nilai dan gaya menjadi hal yang penting bagi manusia Jakarta. Uniknya proses ini terus menerus berputar selama manusia Jakarta itu ada. Dengan citra dan gaya inilah berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan mudah.
Dalam dunia bisnis misalnya, memperlihatan citra bonifide perusahaan menjadi elemen yang sangat penting. Tidak heran jika sebuah kantor dengan sengaja membeli lukisan berharga ratusan juta rupiah untuk dipasang di lobby kantor agar timbul kesan direktur perusahan tersebut adalah orang yang tahu banyak soal seni.
Di dalam buku ini Seno memang seolah ingin menelanjangi manusia-manusia Jakarta. Ia seperti ingin menunjukkan di balik penampilan manusia Jakarta yang bekesan megah, mewah, dan gemerlap justru terdapat kekacauan, keanehan, dan disoreintasi yang kronis.
Kumpulan kolom ini adalah mengenai absurditas manusia Jakarta. Apakah absurditas ini adalah sesuatu yang salah atau keliru? Seno tidak secara terang-terangan mengatakannya, namun paling tidak ia mengajak pembaca untuk melihat sebuah gejala sosiologis yang terjadi pada manusia Jakarta.***
Sabtu, 21 November 2009
detikcom : Cari Massa Buat Demo, Mulai <i>Ngecer</i> Hingga Paket
summary : Penasaran dengan isu massa bayaran pada tiap demontrasi yang akhir-akhir ini kerap beraksi? Cobalah trik ini, dan Anda bisa mendapatkan berapapun massa yang dibutuhkan, mulai sistem paket hingga eceran. (read more)
Jumat, 20 November 2009
Jumat, 06 November 2009
Rabu, 28 Oktober 2009

Senin, 19 Oktober 2009
Kabinet SBY Mendatang Dinilai Tak Memiliki 'Theme Song'
Amanda Ferdina - detikNews
"Dalam pengertian saya, kalau di kabinet itu harus memenuhi public policy dengan 1 bendera. Sampai yang diumumkan tadi, kabinetnya tidak ada theme song-nya," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung saat berbincang lewat telepon, Minggu (18/10/2009) malam.
Seharusnya Presiden SBY mengucapkan 1 tema dalam kabinet barunya. "Misalkan apakah tema ekonomi Neolib atau sosial. Itu yang mesti dia jawab karena dua-duanya (calon) ada di situ (kabinet)," tutur Rocky.
Rocky menyesalkan pencarian calon menteri baru dilakukan sekarang.
"Harusnya dari 6 bulan lalu sudah selesai. Begitu Presiden menang seharusnya 2 hari setelahnya sudah tahu nama-nama calon menterinya. Ini sekarang malah sibuk cari orang. Yang ada ini seperti sinetron, orang dipaksa nonton di Cikeas, lalu pindah ke RSPAD, dan senyam-senyum," jelasnya.
(amd/mok)
Audisi Calon Menteri Dinilai Rumit
Amanda Ferdina - detikNews
"Prosedurnya berbelit-belit. Misalkan kumpulin 100 orang disaring, di proper test, lalu periksa kesehatan, dan lain-lain. Kerjaannya rumit tapi hasilnya tidak serumit kerjaan," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit saat berbincang lewat telepon, Minggu (18/10/2009) malam.
Efektif tidaknya kabinet SBY mendatang, lanjut Arbi, dipengaruhi oleh penempatan sebagian calon menteri yang tidak sesuai dengan kapasitasnya. "Tidak efektifnya, orang dari partai yang dimaksudkan itu tidak jelas untuk tugas-tugas yang bersangkutan (tidak sesuai kapasitasnya). Atau orang lama atau orang baru ditaruhkan di posisi menteri yang tak pas," kata Arbi.
Arbi berharap SBY tidak sekedar mengumpulkan partai-partai yang ada untuk memperkuat dukungan terhadap dirinya. Lebih dari itu, seharusnya kubu pemenang mampu menyelenggarakan pemerintahan yang efektif dan kuat serta menjamin demokrasi.
"Sekarang ini nggak jelas. Karena dia mengumpulkan partai-partai dan dia mengakomodasi orang-orang dari partai itu dan demokrasi terancam. Pikirannya ribet," ujar Arbi. (amd/mok)
Amanda Ferdina - detikNews
"Tesnya berlebihan kayak audisi indonesian idol. Nggak perlulah," ujar pengamat politik dari LIPI Syamsudin Haris ketika berbincang dengan detikcom, Minggu (18/10/2009) malam.
Syamsuddin menganggap audisi yang dilakukan SBY terlalu didramatisir. "Langsung saja SBY sebut nama menteri, ngapain dipanggil dan ditanya basa-basi, kinerjanya juga nanti biasa-biasa saja," ketusnya.
Proses audisi, lanjut Syamsuddin, seharusnya dapat berjalan seperti biasa. "Sekarang kesan pencitraannya sangat-sangat dominan. Mudah-mudahan serius, tapi keseriusan tidak perlu ditontonkan demikian," ucapnya.
Rabu, 26 Agustus 2009
Kamis, 13 Agustus 2009
Renungan Kemerdekaan Republik Indonesia
========================================
Bila bukan karena ada orang yang mau mendedikasikan hidup mereka,
dan terkadang nyawa mereka, Kemerdekaan Indonesia - Indonesia tentu tidak akan seperti yang sekarang ini. Kita bisa menikmati kemerdekaan, karena ada orang yang berjuang dan mati karenanya. Kitajuga bisa menikmati kemajuan pengetahuan, ilmu, dan dan kebijaksanaan setelah kemerdekaan diperoleh juga karena ada orang yang mengorbankan diri untuk memajukannya.
Pada setiap hari - terdapat sebuah kesempatan untuk
meneruskan warisan itu, dan mengembangkannya. Bila anda mau
menghidupi diri anda untuk melayani sesuatu yang lebih besar dari
diri anda sendiri - anda akan dapat merasakan terpenuhinya kebutuhan
yang tidak mungkin anda peroleh bila hanya memikirkan diri sendiri.
Tentu anda harus menjaga diri sendiri. Karena itu adalah tanggung
jawab anda pribadi. Tetapi jangan lupakan negara dan bumi pertiwi, karena setiap tempat yang anda datangi, setiap orang yang anda temui, setiap waktu yang anda jalani, anda menemukan kesempatan untuk mempersembahkan sesuatu bagi apa yang lebih besar dari diri anda sendiri. Hanya lewat cara itu, anda bisa mengekspresikan diri sekaligus mengembangkan diri. Itulah bukti atas syukur anda atas kemerdekaan negeri ini.
HUT NEGERIKU
Oleh Nuril (9th)
Negeri ini ku kenal sepuluh tahun yang lalu
Saat umurku miniti angka tujuh
Indonesia Tanah airku
Merah Putih Benderaku
Garuda Pancasila lambang negaraku
Hari ini aku ikut memperingati ulang tahun negeriku ke-64
Sorak sorai dimana-mana
Gegap gempita suara “MERDEKA”
Tapi…
Sudahkah kita betul-betul merdeka?
Sudah bebaskah kita dari penjajah?
Ayo tanyakan para presiden kita
Pemimpin kita
Pejabat kita Guru kita
Orang tua kita
atau mungkin TUHAN KITA
====
sahabat, memang benar apa yang disampaikan ade nuril. Apakah kita benar-benar merdeka? Kita masih terjajah. Hati kita merasa masih sakit oleh keadilan rekayasa. Sampai kapan? mari kita perjuangkan untuk mendapatkannya. Kalaupun kita mati, kita mati syahid, kalaupun gagal setidaknya kita telah berusaha. Ingat, tak ada satupun pergerakan yang tidak ada nilainya….
Solidaritas negeriku
====================
Sahabat, sepertinya ada hal yang berangsur hilang di negeri ini. hal itu adalah solidaritas bangsa. Berikut tulisan sahabat yang membuktikan bahwa solidaritas bangsa ini masih tetap ada. Berkisah tentang Solidaritas Aceh. Sebagai pengingat saja bahwa bencana aceh menelan korban ratusan ribu jiwa.
Setetes Embun Solidaritas Bangsa
Diceritakan oleh Hanni
Berbagi cerita tentang solidaritas Indonesia….
Sisi lain dari kepedulian tsunami Aceh
Di sisi lain, ingin sekali berbagi kisah nyata yang mengharukan..
tadi pagi aku dan beberapa orangtua murid di sekolah anakku ke
pasar, untuk beli kain kafan & selimut.
Kami bawa uang amanah teman-teman, yang kami pikir sudah banyak sekali..
lalu dengan yakin menanyakan harga kain kafan dan setelah
dihitung-hitung, kami terduduk karena sadar bahwa ternyata
uang yang kami bawa hanya cukup untuk kafan sekitar 20 jenazah..
rasanya sangat pedih, membayangkan perbandingan angka korban
tewas dan jumlah kain yang bisa disumbangkan..
Padahal kami belum tanya harga selimut… ada rasa putus asa, juga
keinginan untuk membatalkan saja membeli kafan dan selimut.. mungkin
sebaiknya masukkan ke rekening2 bantuan saja uangnya…
di tengah diskusi & keraguan untuk membeli, si empunya kios menghampiri
kami, bertanya tentang tujuan kami beli kain kafan dalam jumlah yang banyak.
Kami ceritakan bahwa ada rekan yang akan berangkat ke Aceh dan
kami ingin menitipkan bantuan. Lalu beliau bertanya, apa boleh
menitipkan bantuan juga?
Dan begitu kami iyakan.. langsung beliau menyuruh anak buahnya ke
sana ke mari.. ternyata menyampaikan pada sesama pedagang
kain tentang bantuan untuk Aceh itu. Dalam waktu setengah jam,
pedagang2 lain berdatangan membawa setumpuk kain kafan dan
bahan flannel yang dipotong-potong untuk jadi selimut, ada
yang untuk anak, ada juga untuk dewasa… jumlahnya ratusan..
dan semuanya disumbangkan. Mereka sampai membantu mengangkut ke
mobil, dan ketika para kuli angkut ini mau kami berikan tip, mereka
menolak. Bahkan sempat2nya mereka bilang “titip salam bu untuk semua
di Aceh.. semoga Allah segera mengangkat penderitaan mereka”..
aku merinding.. sampai sekarang pun kalau ingat kekagetanku ketika
sekonyong-konyong banyak pedagang mendatangi toko itu dengan
setumpuk bahan, aku masih sesak dengan haru.. antara pilu
mempertanyakan kenapa harus lewat musibah yang seberat ini
ya Allah, kekompakan & toleransi terbangun…?? dan juga bahagia
karena ternyata masih begitu banyak hati yang tulus di bumi
bangsaku ini…Indonesia
semoga saudara-saudara kita di Aceh bisa merasakan hangatnya hati
kita di seluruh penjuru tanah air dan bahkan dunia, menggenggam
mereka dalam do’a.. amin.
Sahabatku, jangan sampai terulang kembali. Solidaritas bangsa, solidaritas negara kita tercinta dikuatkan melalui musibah. Sahabatku, lihatlah disekitar sahabat, tentu ada orang yang butuh bantuan dan uluran sahabat. Segera bantu dia, sebelum kita diingatkan dengan musibah.
Kilas balik
===========
Pada hari Jumat jam 10 pagi, tanggal 17 Agustus 1945 di jalan Pegangsaan timur jakarta. Telah dikumandangkan proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke seluruh Dunia. Proklamator dan penandatangan teks proklamasi itu adalah Soekarno hata yang mewakili bangsa Indonesia.
Dunia terhenyak atas kecepatan gerak bangsa Indonesia tersebut. Banyak yang mengambil gambar atas Proklamasi Kemerdekaan tersebut. Namun ada juga bangsa yang tidak rela bila bangsa Indonesia bebas dari cengkraman penjajahan, mereka adalah Belanda dan para sekutunya.
Oleh karena itu, walaupun kemerdekaan telah di proklamasikan, para pemimpin bangsa masih terus berjuang keras.
Belanda bersama sekutunya bermaksud merobek-robek kemerdekaan negara tercinta dengan berbagai alasan. Sehingga terjadilah apa yang disebut mereka class I dan class II. Sedangkan kita menyebutnya sebagai perang kemerdekaan I dan perang kemerdekaan II.
Adalah kebohongan besar, fitnah yang keji jika ada orang mengatakan bahwa kemerdekaan kita adalah hadiah dari Jepang maupun Belanda.
Para pejuang dan pahlawan bangsa telah merebut kemerdekaan itu dengan cucuran keringat bercampur darah dan nyawa.
Sahabatku, kini masa perjuangan fisik telah usai, sekarang tinggal kita generasi penerus yang harus mengisi kemerdekaan ini dengan rasa tanggung jawab dengan keahlian menurut bidangnya masing-masing.
Penuh tanggung jawab, karena para pahlawan kita tentunya tidak rela bila melihat bumi pertiwi yang telah dipertahankan mati-matian direbut oleh bangsa lain. Generasi muda sebagai generasi penerus dituntut berjiwa besar, suci bersih dan bertekad membaktikan diri bagi nusa dan bangsa.
Namun bapak-bapak, ibu-ibu generasi tua juga dituntut untuk lebih konsekuen antara ucapan dan perbuatannya, sehingga dapat memberi contoh yang baik bagi generasi penerus sekarang ini.
Sahabat, sudahkah kita menyumbangkan sesuatu yang berarti bagi negeri ini? Masihkah ada bendera merah putih itu berkibar di hati kita? mari tanyakan pada diri kita sendiri.
Salam dari kami
Resensi.net
Senin, 13 Juli 2009
Momok yang paling menakutkan di tahun 2009 ini bukannya kuntilanak atau setan gondoruwo sejenis, melainkan takut jadi miskin. Masalahnya jadi wong kere alias wong miskin itu sangat memalukan dan merupakan aib yang paling besar; lebih memalukan daripada penyakit AIDS. Penyakit ada obatnya tapi jatuh miskin tidak ada obatnya. Loe bolehnungging dari pagi s/d malam, bahkan berdoa tanpa diputus oleh kata Amin, bahkan melakukan demo sampai pintu sorga sekalipun jangan harap akan digubris, kalho sudah ketiban jatuh miskin tidak ada pilihan lain selainnya N'rimo!Berdasarkan laporan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jusuf Wanandi di akhir tahun ini saja secara diam-diam sudah ratusan ribu orang terkena PHK dan trend pasti akan meningkat hingga jutaan buruh. Mereka yang terkena PHK berarti satu langkah sudah memasuki jurang pintu kemiskinan.Kemiskinan ini tidak datang secara tiba-tiba, melainkan secara bertahap. Diawali dengan tidak adanya pemasukan uang. Barang-barang mewah yang ada dirumah mulai di lego satu demi satu. Kendaraan pribadi roda empat pun akan diganti jadi roda dua; setelah itu menurun jadi kaki dua alias naik angkot ato ojek. Anak yang tadinya duduk di sekolah international maupun national plus, terpaksa harus pindah ke Sekolah SD Inpres. Pekerjaan rumah tangga pun terpaksa harus dilakukan sendiri tanpa adanya pembantu lagi. Apakah hal ini; tidak akan jadi gunjingan dan cibiran orang sekampung tuh ?Suami yang biasanya setiap pagi dijemput oleh supir perusahaan, diganti oleh tukang ojek yang jemput sang istri untuk mengantar belanja kepasar tradisionil bukannya di Mall atau Carefour lagi. Apabila dahulu kita butuh sesuatu tinggal gesek saja Credit Card, maka sekarang tinggal menunggu waktunya saja kapan kita digasak oleh sang Debt Collector.Rasa momok ketakutan seperti tersebut diatas bukan hanya dimiliki oleh kaum buruh kecil saja, bahkan konglomerat super kaya sekalipun merasakan hal yang serupa. Misalnya Mr Merckle konglomerat yang pernah memiliki predikat sebagai orang terkaya no 34 di kolong langit ini danmemiliki harta kekayaan 110 triliun Rp dan termasuk orang nomor lima terkaya di Jerman, Senin kemarin melakukan bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke kereta api yang tengah berjalan. Walaupun usianya sudah mencapai 74 tahun yang seyogiyanya harus bisa lebih arif, ternyata tidaklah demikian. Masalahnya ia takut harus menanggung Aib sebagai Wong Miskin, padahal berdasarkan Bank Dunia, orang baru bisa dinilai sebagai wong miskin apabila penghasilan Anda dibawah satu US per hari.Walaupun demikian percayalah bahwa kemiskinan itu bukanlah sesuatu hal yang perlu ditakutkan dan juga bukanlah suatu aib yang memalukan. Buktinya banyak penganut agama seperti Hindu, Budha maupun Katolik yang khusus menjalankan kaul atau ikrar untuk jadi wong miskin. Mereka merasa bangga dan bahagia memilih kehidupan jadi wong miskin. Begitu juga mereka yang menganut filsafah hidup Kynismus yang merasa bahagia bisa hidup seperti anjing jalanan, kata Kynis diserap dari bahasa Yunani = Anjing.Apakah kalau mang Ucup ini wong kere, tidak akan ada orang yang bersedia mengenal diri saya lagi ? Saya lebih mengutamakan naik Ojek daripada Taxi, bahkan lebih senang makan di Warteg kaki lima daripada di restoran.Orang yang hanya menilai diri kita dari segi materi saja, bukanlah seorang sahabat yang baik. Harga diri anda maupun saya; tidak bisa dinilai dari harta yang kita miliki, melainkan dari jiwa yang kita miliki, tanpa adanya jiwa di dalam tubuh anda, berarti anda "No Body" tulen, karena sudah Koit. Maka dari itulah barang yang paling berharga yang dimiliki oleh setiap orang di dunia ini adalah "kehidupan", oleh sebab itulah pula mang Ucup setiap hari mengucapkan terima kasih kepada Sang Pencipta dimana saya masih diberikan kesempatan untuk bisa hidup sehari lebih lama lagi di dunia ini.Mr Merckle melakukan bunuh diri, karena sudah putus asa, dan merasa jalan hidupnya sudah bener2 mentok total, karena dari pihak Bank tidak mau membantu memberikan kredit lagi. Ia bukan saja sudah tidak percaya kepada Bank tetapi juga kepada Sang Pencipta sekalipun; ia sudah tidak percaya lagi, hal inilah yang membuat dia jadi nekad melakukan tindakan bunuh diri !Apakah tindakan dia itu benar ? SALAH TOTAL, buktinya sehari saja setelah ia melakukan bunuh diri; terjadi Mukjizat dimana pihak Bank akhirnya bersedia mengucurkan kredit lagi untuk membantu membangkitkan group usahanya. Hanya sayangnya bagi Mr Merckle; berita ini sudahterlambat! Maka dari itulah di dalam kehidupan ini jangan sekali-sekali mengucapkan kata "Tak Mungkin", sebab selama kita masih hidup selama itu pula masih ada jalan.Segelap apapun malam ini, pasti akan selalu diakhiri oleh sinar matahari dipagi hari! Hanya pada umumnya kita tidak mengetahui jam berapa sekarang ini, dan berapa jam lagi saya harus nunggu sehingga bisa melihat sinar paginya matahari? Bersabarlah sejenak sambil menyanyikan lagu: "Morning Has Broken" dari Cat Steven. Matahari pasti akan terbit untuk menghilangkan kegelapan dan menyinari hidup anda lagi.
Tidak mendapatkan hasil seperti yang saya mau, kehidupan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan, bagaimana kitamengatasi masalah diatas, jawabannya saya adalah dengan bersabar. tentu apa lagi yang kita bisa lakukan, apakah kita harus berteriak-teriak, memarahi keadaan yang ada, semua tiada guna sama sekali. lebih bak kita sabar dan sambilberfikir jalan keluarnya.Ejaan hurup SABAR terdiri dari lima hurup S - A - B - A - R adalah sebuah kalimat yang sederhana untuk terucap, dan mungkin kita akan sering berujar pada kata ini. Kata ini memang sangat indah dan mudah untuk diucapkan secera lisan. Tapi Kata Sabar sangatlah sulit ketika kita menjalaninya. kala ujian, cobaan,dan musibah beruntun datang menghampiri. maka terkadang Sabar lah suatu solusi yang bisa kita AMBILDengan sabar kita bisa melihat sebuah peringatan didalamn sebuah masalah, ada hikmah menyertainya sebuah masalah"Sesungguhnya dibalik kesulitan ada kemudahan".. karena sesungguhnya semua ujian, cobaan, dan musibah yang menimpa kita.. Sabar.. adalah menahan keinginan dan mengendalikan diri untuk melaksanakan sesuatu yang dikehendaki / ditetapkan syara' dan akal sehat, atau menahan diri untuk menjauhi sesuatu yang dilarang.Terkdang orang bilang "sabar orang itu ada batasnya" adalah sebagai batas kemampuan seseorang dalam berdaya dan berupaya untuk menyelesaikan permasalahan sudah metok, habis, segala yang diketahui tak lagi mampu menjawab, semua solusi mandul, semua jalan sudah tertutup dan tak ada lagi jalan keluarnya, jelasnya orang tersebut tidak lagi mampu menyelesaikanpermasalahan yang dihadapinya atau habis dan sirna ketangguhannya.Untuk bisa sabar Mulanya kita harus memaksa diri kita untuk bisa menjadi sabar, dan semua berangkat dari kesadaran diri terus menerus, motivasi kuat bahwa " Saya bisa sabar ". sabar bisa di sebut dalam beberapa hal1. Sabar terhadap MUSIBAH adalah : SABAR2. Sabar ketika BERHASIL adalah : Pengendalian diri dan Menyalah gunakan Nikmat3. Sabar dalam MENAHAN AMARAH ialah: Penyantun4. Sabar dalam MENGHADAPI BENCANA adalah : LAPANG DADA5. Sabar dalam MENYIMPAN PERKATAAN yaitu: Dapat Dipercaya7. Sabar untuk TIDAK BERLEBIH-LEBIHAN DALAM KEHIDUPAN : Sederhana8. Sabar terhadap PEMBAGIAN (REZEKI) YANG DIPEROLEHNYA :Mau Menerima (Nerimo)kita dapat menangani kebanyakan masalah karena kita menyadari bahwa ada waktu yang memisahkan antara kita dengan tujuan kita. kita mungkin perlu menelpon sebanyak dua puluh kali untuk mampu menjual sesuatu. Sabarlah. kita mungkin perlu mencoba sampai lima kali untuk bisa berhenti merokok atau menurunkan berat badan. kita. kita mungkin perlu mengirim sepuluh lamaran kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang benar-benar kita inginkan. Intinya adalah, bahwa kita harus berusaha dan terus berusaha sampai kita berhasil. Kebanyakan orang berhenti terlalu cepat. Tetaplah tekun. Tetaplah sabar. Konsentrasilah pada tujuan utama kita sampai kita mampu mencapainya. Intipermasalahannya bukan pada apa yang kita kerjakan kemarin. Bukan juga padaapa yang bisa kita kerjakan hari ini. Tetapi inti dari semua itu adalah apa yang kita persiapkan untuk dikerjakan setiap hari.Jangan salah kaprah mengartikan sabar dengan sebuah kepasrahaan tanpa mau berusaha untuk melakukan sesuatu sebenarnya kesabaran adalah sebuah sikap siap menerima dan tabah atau berlapang dada saat kita mendapat sebuah ujian, atau kegagalan,a atau kejatuhan pada saat segala sesuatu yang menimpa kitaUntuk bisa menjad sabar tidak ada proses yang instant, tak ada yang tiba2x menjadi sabar atau tiba2x menjadi ikhlas, semuanya perlu waktu, kesadaran, dan pembelajaran terus menerus. Sampai akhirnya ia melekat dalam diri kita dan menjadi karakter kita. Seperti bernafas, kita tak berfikir saat kita bernafas. Demikian halnya dengan karakter yang telah melekat pada diri kita. Kesabaran, keikhlasan, dan sifat baik lainnya. Akanmengalir saja, jika ia telah melekat dalam diri kita.Mari sekarang kita lebih sabar dalam menjalankan kehidupan ini, terap kan sabar dalam segala aspek kehidupan kita, saat mencari nafkah, kita sabar tidak mengambil jalan pintas dengan korupsi, saat berkendara kita sabar tidak berkendara seenaknya, saat menjadi pemimpin, kita sabar tidak menjadi pemipin yang buruk, saat jadi bawahan kita sabar untuk menjalani dengan ikhlas, saat terkena masalah kita sabar untuk ikhlas dan mencari jalan keluar. saat beribah kita sabar untuk bisa beribadah dengan baik. karena dengan sabar dunia ini bisa lebih indah. dan sabar adalah sebuah emosi positif dalam menghadapi permasalan di dunia ini.Dengan mempunyai sifat sabar kita bisa menjadi pribadi yang menyenangkan dan berkharisma. dan dengan sabar kita bisa menyelesaikan masalah dengan solusi yang tepat. Dan kita tidak hanya memikirkan hasil akhir, kita juga menikmati proses terjadinya. Jadi tidak ada salahnya kita bersikap sabar. Walau memang mencoba menjadi sabar adalah hal yang luar biasa susah, tetapi bukan tidak mungkin. Dengan ini saya mencoba mengajak sahabat berlatih memiliki sifat sabar dan tenang. Untuk kehidupan yang lebih baik, dan bersabar untuk meraih kesukesan.Mari kita berlatih untuk lebih sabar mulai dari kita, dan kita terapkan kepada lingkungan kita, mari jadikan sabar sebagi langkah awal kita untuk mencapai mimpi dan kesuksesan hidup.
